Bisnis Model Canvas adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk menyederhanakan konsep model bisnis yang rumit agar dapat dimanfaatkan oleh sebuah organisasi atau wirausahawan untuk membuat, dan memahami strategi bisnis yang didesain lalu dikerucutkan menjadi satu strategi.

BMC sangat penting dalam memulai sebuah usaha karena secara tidak langsung dapat memberikan gambaran yang jelas kepada kita mengenai aspek-aspek apa yang dapat kita capai dan apa saja yang harus kita kerjakan. Singkatnya, BMC itu seperti pedoman kita saat baru memulai suatu usaha.

Agar pembaca dapat dengan mudah memahami konsep BMC ini, kami menyediakan sebuah contoh  disertai dengan cara pembuatannya dan tak lupa tersedia juga template gratis berbentuk ppt.

Produk yang kami gunakan dalam contoh ini adalah layanan Biznis. Biznis merupakan sebuah layanan jasa yang menyediakan beragam produk virtual berbasis website. Melalui website tersebut, Anda dapat menemukan berbagai macam produk virtual seperti layanan jasa penambah followers sosial media, jasa instalasi theme dan plugin wordpress premium, jasa topup saldo ovo dan gopay, voucher game, hingga jasa pembelian item di evanto market.

Layanan yang kami jual memiliki target pasar yang sangat luas baik perorangan, komunitas bahkan perusahaan. Keunggulan lainnya, layanan ini bahkan dapat dikerjakan dimana saja dan kapan sajai. Hal ini membuktikan bahwa layanan yang kami buat tidak hanya fleksibel namun juga dapat menjawab tantangan banyak orang.

Untuk lebih jelasnya, kami akan menggunakan BMC dalam menjelaskan konsep bisnis yang telah kami buat.

Contoh Model Bisnis Canvas

1. Custommer Segment

Saat ingin memulai bisnis, sebuah perusahaan harus menetapkan siapa saja yang harus dilayani. Sebelumnya kita juga pernah membahas topik ini di artikel Cara Memulai Bisnis. Pilar pertama ini membuat kita harus menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis kita.

Contoh:

  • Berusia 10-50 tahun.
  • Bisa perorangan, komunitas bahkan perusahaan.
  • Pria atau wanita.
  • Sering menghabiskan waktu di sosial media.
  • Ingin terkenal.

Dengan menggunakan produk yang telah kami buat yakni website Biznis, kami dapat menetapkan bahwa target dari bisnis kami bisa perorangan, komunitas bahkan perusahaan. Untuk usia target bekisar di angka 10 hingga 50 tahun dengan jenis kelamin laki-laki ataupun perempuan. Calon pembeli juga bisa berasal dari kalangan bawah hingga kalangan atas.

Umumnya, konsumen yang menjadi target kami biasa menghabiskan banyak waktunya di sosial media ataupun bermain game. Memiliki hasrat atau keinganan untuk dikenal atau memiliki sebuah produk yang ingin dikenal oleh banyak netizen.

2. Value Proposition

Value propositions membahas mengenai manfaat atau benefit apa yang akan didapatkan oleh para pelanggan jika memilih bisnis kita, nilai apa yang menjadi pembeda dibandingkan produk atau jasa perusahaan kita dibandingkan kompetitor, baik yang menjadi kekuatan atau keunggulannya. Hal ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan yang membedakan bisnis kita dengan bisnis yang lain.

Contoh:

  • Adanya garansi 30 hari.
  • Langsung terintegrasi dengan layanan chat Whatsapp.
  • Proses checkout yang sangat mudah.

Value Proposition yang akan Anda dapatkan dari pembelian produk kami adalah Garansi 30 hari yang tidak dimiliki oleh kompetitor manapun. Dengan Garansi 30 hari ini, kami berusaha memberikan keyakinan penuh terhadap pelanggan bahwa semua transaksi yang dilakukan adalah aman dari penipuan.

Selain itu, website kami juga sudah terintegrasi dengan layanan chat whatsapp. Kami bisa menjawab segala pertanyaan calon pelanggan dengan mudah, selain itu proses checkout juga sangat mudah untuk dilakukan baik di perangkat komputer ataupun smartphone.

3. Channel

Pilar ini lebih mengacu pada media promosi yang hendak digunakan untuk memasarkan bisnis ini. Tentu saja, taktik promosi menjadi faktor penting dalam kesuksesan bisnis ini. Namun kami sendiri sebenarnya sudah memiliki keunggulan dalam melakukan bisnis ini.

Contoh:

  • Dapat dijumpai melalui serach engine seperti Google.
  • Juga melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram.

Sebagai penyedia layanan produk virtual berbasi website, tentu bukanlah hal yang susah untuk memprosmosikan bisnis kami di search engine seperti Google. Selain itu, kami juga bisa mempromosikan bisnis kami di berbagai akun instagram.

Baca Juga : Pengertian Manajemen Bisnis

Tak perlu membuang-buang duit untuk mencetak berbagai brosur atau spanduk untuk mempraktekkan teknik pemasaran jadul, kami dapat mempromosikan produk terebut menggunakan berbagai layanan digital seperti Google Adwords, Facebook Ads, Instagram Ads dan tentu saja website partner kami.

4. Customer Relationship

Pilar yang keempat ini membahas mengenai bagaimana jalinan hubungan kita dengan pelanggan. Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan bisnis kita tidak mudah berpaling mau pun lebih memilih ke bisnis yang lain hanya karena etika perushaan yang menyebabkan jalinan hubungan yang kurang baik terhadap pelanggan.

Contoh:

  • Menjaga hubungan baik dengan pelanggan berkat adanya garansi 30 hari

Untuk hal ini, kami memanfaatkan startegi customer experience untuk menjaga hubungan kami dengan pelanggan. Hal ini tentu saja dapat berjalan dengan baik karena kami menyediakan layanan garansi 30 hari yang memberikan rasa aman kepada pelangganan bahkan tidak sedikit dari mereka yang menjadi pelanggan tetap kami.

5. Revenue Streams

Revenue Stream atau aliran pendapatan adalah salah satu pilar yang dapat disebut sebagai tujuan utama dari sebuah bisnis. Maka tidak heran, jika pilar yang satu ini harus dikelola semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan bisnis. Jangan sampai peluang tersebut tidak dikelola dengan baik atau tidak maksimal yang mana dapat mengakibatkan kerugian pada bisnis tersebut.

Contoh:

  • Keuntungan didapatkan melalui produk atau jasa yang dijual

Beruntungnya, semua produk atau jasa yang dijual di halaman website Biznis berpotensi untuk menghasilkan keuntungan. Walaupun kami memberikan garansi harga termurah dibandingkan kompetitor lainnya, nyatanya kami masih mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi yang dilakukan.

6. Key Activities

Pilar ini berhubungan dengan pilar kedua, yakni value propositions. Aktivitas apa yang dapat menciptakan nilai unggul terhadap perusahaan? Dalam pilar ini, perlu dijabarkan perihal kegiatan yang efektif dalam meningkatkan nilai bisnis.

Contoh:

  • Menjaga kestabilan server
  • Pelayanan yang cepat dan ramah

Dalam meningkatkan nilai bisnis, kegiatan pertama yang kami lakukan adalah menjaga kestabilan server. Ini sangat penting, karena menyangkut performa dari bisnis yang kami jalankan. Kami berusaha agar pengguna dapat mengakses website kami dengan lancar. Kami juga berusaha agar layanan yang kami jalankan tetap running dan tidak error.

7. Key Resources

Key Resources adalah mewujudkan tujuan bisnis dari perusaan tersebut, dengan cara mengelola sumber daya bisnis tersebut semaksimal mungkin. Seperti sumber daya manusia, ataupun bahan baku, penataan SDM dan penataan proses operasional menjadi perhatian dalam membuat model bisnis.

Contoh:

  • Memiliki server yang optimal
  • Theme yang menarik

Untuk menjalankan bisnis ini, tentu kami membutuhkan sumber daya digital yang sangat mumpuni dan menarik perhatian pengguna. Aset pertama yang kami miliki adalah server yang optimal. Server yang optimal dapat membantu segala pekerjaan menjadi lebih mudah. Pengguna dapat menelusuri website kami lalu memesan produk yang ingin dibeli. Dan kami pun dapat menjalankan layanan dengan mudah jika server yang digunakan optimal sesuai kebutuhan.

Aset selanjutnya adalah tema dan plugin WordPress premium. Kami menggunakan tema dan plugin wordpress di website kami bukan tanpa alasan. Tema dan plugin premium yang kami miliki sangat sesuai dengan konsep website kami yakni menjual produk layanan digital.

Tema dan plugin premium tersebut jugalah yang memberikan layanan simple order dimana pengguna dapat melakukan checkout dengan mudah atau bertanya kepada admin jika menemui kendala.

8. Key Partnership

Key partnership adalah pihak-pihak yang bisa diajak bekerjasama dengan tujuan untuk menyokong dan mengoptimalkan alokasi sumber daya, mengurangi resiko dan ketidakpastian persaingan, serta meningkatkan kinerja bisnis ini. Key partnership yang baik akan membentuk siklus bisnis yang lebih stabil.

Contoh:

  • Menjadi partner dengan salah satu web hosting Indonesia

Dalam hal ini, server yang digunakan oleh website kami merupakan bentuk kerjasama dengan salah satu perusahaan hosting di Indonesia. Kami mendapatkan tawaran yang menarik untuk dapat menggunakan server yang mereka sediakan secara gratis. Sebagai timbal baliknya, kami harus memasang nama mereka sebagai parner kami di halaman website Biznis. Walaupun perusahaan hosting ini masih baru berjalan 5 tahun, namun kami percaya bahwa mereka adalah usahawan profesional dengan teknisi yang cukup mumpuni.

9. Cost Structure

Cost Structure adalah struktur pembiayaan bisnis. Misalnya seperti biaya-biaya apa saja yang harus kami keluarkan saat menjalankan bisnis ini. Sebagai contoh, membayar biaya pegawai, biaya telepon, biaya operasional, pajak dan lain sebagainya.

Contoh

  • Biaya Internet
  • Biaya pembelian theme

ah dalam bisnis ini, modal awal yang harus kami keluarkan adalah biaya untuk mendapatkan akses internet seperti kuota, lalu biaya untuk membeli theme wordpress premium, pembiyaan server, serta script untuk menjalan bisnis ini.

Tapi untuk saat ini kami sangat bersyukur karena sudah menemukan partner untuk server sehingga dapat mengurangi biaya bulanan kami.

Sebagai salah satu marketplace yang menjual beragam produk digital tentunya kami ingin menambah berbagai produk lainnya seperti voucher listrik, dan berapa produk e-money lainnya. Namun misi terbesar kami adalah membawa layanan Biznis ini ke tingkat yang lebih jauh, tidak hanya berbasis website namun juga bisa berbasis aplikasi. Itulah target kami untuk bisnis ini.

Cara Membuat Bisnis Model Canvas + Template Gratis

Template BMC Gratis

Jika Anda bingung bagaimana cara membuat kerangka BMC yang baik, Anda dapat dengan mudah menjawab pertanyaan di bawah ini. Tujuannya adalah memudahkan Anda dalam menentukan poin apa saja yang harus diisi ke dalam sembilan ilar yang sudah disebutkan sebelumnya.

  • Custommer Segment: Siapa saja yang akan Anda layani dan seperti apakah karakter dari setiap individunya?
  • Value Proposition: Apa saja keunggulan atau kekuatan dari produk yang Anda buat dibandingkan kompetitor?
  • Channel: Apa saja metode pemasaran yang akan Anda gunakan untuk menarik perhatian konsumen?
  • Customer Relationship: Bagaimana cara Anda menjalin hubungan dengan para pelanggan dan teknik apa yang Anda gunakan agar pelanggan tidak berpaling ke bisnis yang lainnya?
  • Revenue Streams: Dari mana sumber pendapatan Anda dan apakah ada potensi lain yang dimiliki produk Anda?
  • Key Activities: Aktivitas apa yang dapat menciptakan nilai unggul sehingga target perusahaan dapat tercapai?
  • Key Resources: Aset apa saja yang sudah Anda miliki dan harus Anda persiapan untuk menjalan bisnis tersebut?
  • Key Partnership: Siapa saja pihak yang berpotensi untuk diajak bekerjasama demi menyokong kebutuhan perusahaan?
  • Cost Structure: Biaya apa saja yang harus Anda keluarkan dan berapa jumlah total dana yang diperlukan untuk menjalankan bisnis tersebut?

Setelah Anda berhasil menjawab seluruh pertanyaan di atas, langkah berikutnya adalah menyusun jawaban-jawaban tersebut ke dalam template bisnis model canvas yang telah Anda buat.  Namun jika Anda belum memiliki template BMC tersebut, Anda dapat dengan mudah menyalin template tersebut di halaman website kami.

Template Model Bisnis Canvas PPT

Jika Anda berniat untuk memulai usaha dengan serius, membuat kerangka BMC adalah suatu keputusan yang tepat.  Dengan model bisnis canvas, Anda dapat mengetahui kemana arah bisnis akan berjalan lengkap dengan total biaya yang Anda butuhkan.

Namun jika Anda memerlukan sebuah pentujuk bisnis yang tersusun rapi di dalam sebuah dokumen, kami memiliki contoh bisnis plan yang bisa Anda tiru dan modifikasi sesuai dengan ide bisnis Anda. Semoga apa yang telah kita bahas disini berguna bagi pembaca semua dan jangan lupa untuk tetap membaca artikel lainnya demi kesuksesan bisnis Anda.