Bagi orang yang tinggal di daerah tropis khususnya Indonesia dengan suhu udara yang cukup panas, sistem pendingin udara atau AC pada mobil adalah hal yang sangat penting. Bayangkan, jika kamu terjebak macet di siang bolong tanpa pendingin udara pasti suhu di dalam mobil akan terasa pengap dan itu sangat menyebalkan!

Walaupun banyak orang yang menganggap bahwa AC adalah komponen mobil yang sangat penting, di sisi lain pengetahuan mengenai ciri-ciri komprosesor ac yang rusak ternyata tidak diketahui oleh sebagian besar pemilik kendaraan roda empat.

Umumnya ada beberapa gejala yang muncul dari rusaknya kompresor ac mobil. Nah artikel ini akan menjelaskan mengenai ciri-ciri bantalan kompresor ac mobil yang rusak lengkap dengan cara untuk mendiagnosisnya. Daripada menunggu, mari kita mulai!

Ciri-Ciri Bearing Kompresor AC Mobil yang Rusak

Kompresor AC adalah bagian paling integral dari sistem pendingin udara yang bertanggung jawab untuk memberi tekanan pada pendingin sekaligus untuk mendistribusinya. Dalam masalah yang berkaitan dengan kompresor AC menyebabkan AC mobil A tidak akan menghasilkan udara dingin atau bahkan kemungkkinan terburuknya dapat menyebabkan mesin mati jika kompresor macet.

Ada banyak alasan mengapa kompresor AC mobil bisa rusak dan di dalam artikel ini, kami akan membahas ciri-ciri yang wajib kamu ketahui

1. Hembusan Udara AC Terasa Panas

Salah satu ciri paling jelas yang dapat kamu perhatikan adalah sistem AC mobil yang berhenti menghembuskan udara dingin. Ini terjadi karena kompresor yang rusak gagal untuk mendistribusikan refrigeran secara efektif, menghasilkan kondisi udara buruk sehingga hembusannya terasa panas.

2. Kompresor Menghasilkan Suara Aneh

Kompresor AC adalah komponen yang kompleks dan memiliki sejumlah komponen internal yang menjalankan fungsi tertentu. Ketika kompresor rusak, komponen internal juga terpengaruh dan mulai menghasilkan berbagai jenis suara. Misalnya, bantalan aus dapat menghasilkan bunyi derit atau gerinda . Opsi terbaik, dalam hal ini adalah mengganti seluruh kompresor.

3. Kebocoran Cairan Pendingin

Kompresor AC mobil memiliki bantalan internal dan bantalan ini mencegah cairan keluar saat memberi tekanan pada pendingin. Namun, pada kompresor AC yang sudah tua, bantalan ini dapat rusak dan akibatnya cairan mulai bocor. Dalam kasus seperti itu, kamu akan melihat sisa cairan bocor di dekat kompresor yang menunjukkan bahwa bantalan sudah aus.

4. Kopling Kompresor Rusak

Kopling kompresor mengatur kapan kompresor AC harus hidup dan mati. Jika kopling kompresor rusak, itu akan membuat sistem pendingin udara hidup atau mati secara permanen. Kopling kompresor yang rusak dapat diganti tetapi umumnya direkomendasikan untuk mengganti seluruh kompresor untuk menghemat waktu dan biaya tambahan.

Baca Juga : Spesifikasi Sienta yang Baru

Bagaimana Cara Mendiagnosis Kompresor AC Mobil yang Bermasalah?

Jika kamu mengalami ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, ada kemungkinan besar kompresor AC mobil telah rusak. Untuk memastikan, berikut adalah beberapa langkah diagnostik yang harus kamu ambil sebelum akhirnya menyimpulkan bahwa kompresor perlu diganti atau tidak.

Coba untuk Menyalakan AC

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyalakan AC mobil dan melihat apakah kipas angin bertiup dingin atau tidak. Jika tidak, maka ada masalah dengan sistem pendingin udaranya.

Periksa Kompresor

Selanjutnya, buka penutupnya dan periksa secara hati-hati pada kompresor AC untuk melihat tanda-tanda kerusakan, karat, kebocoran dll. Jika terdapat kerusakan yang terlihat maka itu adalah suatu pertanda bahwa kompresor AC telah rusak. Selain itu, jika kompresor kekurangan oli, tidak akan berfungsi dengan baik dan bahkan dapat menyebabkan suhu mobil meningkat.

Periksa Sabuk Serpentine

Jika kamu telah memeriksa kompresor dan tidak menemukan kerusakan atau karat, langkah selanjutnya adalah memeriksa sabuk untuk memastikan bahwa sabuk tersebut dalam kondisi yang baik dan tidak ada keretakan. Sabuk yang aus dapat menyebabkan kerusakan pada kompresor, oleh karena itu disarankan untuk menggantinya sesegera mungkin.

Periksa Kopling Kompresor

Koling Kompresor

Kopling dapat ditemukan di depan kompresor AC. Periksa kopling kompresor dan lihat apakah kopling dapat diputar dengan bebas tanpa hambatan. Kopling kompresor yang rusak akan merusak kompresor sehingga harus diganti secepatnya. Kamu dapat mencoba menggunakan kompresor AC secara manual.

Periksa Apakah Kompresor Dapat Berfungsi

Untuk memeriksa apakah kompresor AC dapat berfungsi, silakan hidupkan mesin dan atur pengaturan kipas AC ke tingkat paling maksimal. Buka penutupnya dan perhatikan apakah kamu dapat mendengar suara kompresor atau tidak. Jika kompresor tidak terhubung, kamu akan mendengar suara aneh.

Periksa Kebocoran Refrigeran

Refrigeran dalam sistem AC tidak boleh bocor. Jika ada kebocoran, kinerja AC mobil tidak akan sesuai dengan standar dan cara terbaik untuk mendeteksi kebocoran adalah dengan menggunakan mesin pendeteksi kebocoran.

Terakhir, Periksa Tekanan Refrigeran

Cobalah untuk melakukan pemeriksaan apakah ada tekanan refrigeran dalam sistem AC dengan mesin AC atau kamu dapat memeriksa secara manual dengan pengukur tekanan refrigerannya. Jika AC baru diisi, dan masih ada tekanan yang sangat rendah di sisi tekanan tinggi, mungkin ada masalah dengan kopling kompresor AC tersebut.

Demikianlah artikel mengenai ciri ciri bearing kompresor AC mobil yang rusak lengkap dengan cara mendiagnosanya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikannya ke temanmu ya.