IDKurir.web.id – Tokopedia penipu? Kali ini saya akan membagikan pengalaman buruk saat belanja di Tokopedia lengkap dengan dokumen pribadi.

Beberapa bulan yang lalu sejak postingan ini diterbitkan, saya mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakkan saat berbelanja di Tokopedia. Saat itu saya tertarik untuk membeli empat buah buku dari penjual dengan inisial NL.

Adapun buku yang saya maksud adalah :

  • Statistik Teori dan Aplikasi Edisi 8 Jilid 2 dari J Supranto.
  • Ekonomi Publik Edisi 3 dari Guritno.
  • Pembangunan Ekonomi Jilid 1 Edisi 11 dari Michael Todaro.
  • Dasar Manajemen Keuangan Edisi 11 Buku 1 dari Brigham Houston.

Dari empat buku yang saya beli ini, semuanya dibeli melalui penjual yang sama di lapak yang berinisial NL. Adapun total biaya yang harus saya keluarkan untuk membeli ke-empat buku ini senilai Rp 231.978 dengan metode pembayaran BRI Virtual Account.

Tidak besar memang, namun untuk anak kost yang baru memulai kuliahnya tentu uang sebesar ini sangatlah berharga. Setelah mencium bau-bau tidak enak, akhirnya saya memutuskan untuk meminta bantuan kepada pihak Tokopedia.

Lalu apakah uang yang saya gunakan bisa kembali ke rekening saya atau malah tidak? Apakah tokopedia penipu atau online shop yang aman? Yuk simak pengalaman saya belanja di tokopedia berikut ini.

Pengalaman Belanja di Tokopedia

Pada tanggal 28 Agustus 2019 saya melakukan bookmark terhadap lima buah item yang ada di  Tokopedia. Semuanya adalah buku, dimana 4 item berada di pelapak berinisial NL dan 1 item berada di lapak lainnya. Sebelum memasukan 5 item ini ke dalam keranjang, saya sudah bertanya kepada pelapak dan memastikan bahwa barang tersebut masih ready.

Keesokan harinya, pada tanggal 29 Agustus 2019 saya melakukan pembelian terhadap empat buah buku yang sudah saya sebutkan diatas. Di hari yang sama, saya melakukan pembayaran menggunakan BRI Virtual Account sehingga pembayaran dapat dikonfirmasi secara otomatis.

Pembayaran

Kebetulan di tanggal yang sama, saya juga melakukan order pada lapak yang berbeda dengan inisial TT yakni dengan mengorder buku Ekonomi Moneter Edisi 11 Buku 1 dari Mishkin. Ingat ya, saya mengorder buku ini di lapak yang berbeda. Jad totalnya ada 5 buah buku yang saya order pada hari itu.

Setelah pembayaran sukses, saya langsung melakukan konfirmasi ulang kepada pelapak agar segera mengirimkan barangnya. Oh iya, kurir yang saya gunakan untuk kedua lapak ini sama yakni SiCepat dengan opsi Reguler. Tidak lama, pelapak TT yang menjual buku Ekonomi Moneter membalas pesan saya dan itu membuat hati tenang.

Baca Juga : Cara TopUp Diamonds ML di Codashop

Namun tidak dengan pelapak berinisial NL bahkan hingga sampai titik darah penghabisan pun pesan saya tidak pernah terbalas sampai sekarang. Namun pada saat itu, saya tetap berfikiran positif. Apalagi melihat komentar dan pengalaman pembeli lain, pasti toko ini sedang baik-baik saja.

Malam setelah pembelian, tepatnya setelah adzan Isya seorang kurir SiCepat datang membawa sebuah buku yang tak lain ada buku Ekonomi Moneter. Hari itu saya takjub, walaupun berbeda pulau ternyata pengiriman SiCepat bisa secepatnya itu.

Kutunggu-tunggu empat buku lainnya namun tak kunjung datang. Hari terus berlalu namun paket yang sudah ada nomor resinya ini tak kunjung diantar. Setelah mengecek resi saya kaget melihat tracking dengan catatan Paket gagal diambil sigesit Alfred. Peringatan apa ini? Dan ada apa sebenarnya?

Barang Tidak Kunjung Diambil Kurir

Mencari Solusi

Hingga pada tanggal 5 September 2019 atau tepat 7 hari setelah pengiriman, saya meminta bantuan oleh pihak tokopedia di akun twitter @Tokopediacare untuk mengetahui kondisi barang saya yang sebenarnya.

Respon TokopediaCare

Respon dari miminnya sangat cepat sehingga saya bisa sedikit merasa lega. Oh iya, tak hanya meminta bantuan kepada Tokopedia, saya juga meminta bantuan dari custommer service SiCepat Express di akun facebooknya.

Respon SiCepat

Dari kedua akun tersebut, baik Tokopedia atau SiCepat sebenarnya sudah cukup responsif. Namun namanya pembeli yang takut kehilangan uang sekaligus waktu belajar karena tidak memiliki buku, tentu pengalaman ini cukup membuat hati saya jadi dag dig dug.

Hingga setelah berhari-hari saya melakukan rutinitas wajib yakni dengan komplain kesana kemari akhirnya pada tanggal 8 September 2019 saya mendapatkan pencerahan juga untuk melakukan pengembalian dana.

Namun tidak seinstant itu, saya harus kembali menunggu hingga pada tanggal 12 September 2019 untuk mendengar bantahan atau komentar persetujuan dari pelapak berinisial NL. Bagaimana pun beliau sudah mengirimkan resi, terkirim atau tidaknya barang tersebut seharusnya beliaulah yang menjelaskan.

Namun selama seharian penuh setelah deadline permintaan pengembalian dana, pemilik lapak berinisial NL tidak kunjung memberikan komentar. Dan pihak Tokopedia akhirnya menyetujui permintaan agar dana kembali ke tangan saya.

Saldo Kembali

Saat itu yang namanya jengkel dan bahagia itu sudah jadi satu. Jengkel karena sampai akhir adegan, pelapak NL tidak memberikan respon apapun. Namun saya juga bahagia karena duitnya bisa balik ke tangan saya.

Oh iya setelah permintaan pengembalian dana di setujui, uang yang menjadi hak saya masuk ke saldo akun Tokopedia kurang dari 3 jam. Setelah masuk, saya bisa menggunakannya untuk berbelanja lagi atau menariknya ke rekening bank.

Apakah Tokopedia Penipu?

Jawabannya tentu saja tidak. Saya pikir layanan cs dari @Tokopediacare di twitter sudah cukup membantu dengan memberikan penjelasan kepada saya. Kadang kalau saking khawatirnya, dalam sehari miminnya bisa saya chat hingga 5 kali dengan pertanyaan yang sama.

Lagipula salah satu buku saya datang dengan selamat bukan? Selain itu, perlu kamu ketahui bahwa Tokopedia disini berfungsi sebagai pihak rekber, dimana jika kamu tidak menerima barang yang dipesan, pihak Tokopedia tidak akan meneruskan uang yang kamu transfer ke pihak penjual.

Baca Juga : Cara Menggunakan HTTP Injector

Nah berhubung Tokopedia sudah memberikan pelayanan ini, jangan sampai tidak dimanfaatkan ya teman-teman. Dan jangan sampai, karena akibat kesalahan pelapak dalam menjual barang, kamu menuduh Tokopedia sebagai penipu. Jangan seperti itu ya!

Setiap ada kesalahan, baiknya si langsung menghubungi pihak Tokopedia atau pihak ekspedisi yang kamu gunakan.

Catatan : Review ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi tanpa tujuan atau maksud untuk menjelekkan pihak manapun. Dokumen yang ada di postingan ini juga merupakan milik pribadi. Jika ada pihak yang merasa dibohongi oleh konten ini, silakan hubungi saya melalui email yang tertera.

Sekian pengalaman saya saat belanja di Tokopedia. Semoga pengalaman buruk ini bisa membantu ketika kamu mengalami hal yang serupa. Terima kasih dan sampai jumpa!