Kanker adalah penyakit kronis yang saat ini menjadi penyebab kematian terbanyak kedua setelah penyakit jantung dan pembuluh darah. Kanker sendiri memiliki bermacam jenis sesuai dengan lokasi pertumbuhan sel kanker tersebut. Beberapa jenis kanker hanya menyerang wanita dan beberapa lain hanya ada di pria karena menyerang sistem reproduksi yang berlainan. Untuk para wanita, jenis kanker organ reproduksi yang paling banyak memakan korban adalah kanker leher rahim atau kanker serviks.

Leher rahim adalah organ yang menghubungkan vagina dan rahim pada wanita. Di sinilah muncul sel kanker yang bisa membesar dan menjalar sesuai keganasannya. Sel abnormal ini nantinya akan memunculkan gejala kanker yang bisa saja baru terdeteksi saat berada di stadium lanjut. Lalu apa sebenarnya yang menjadi sebab timbulnya sel kanker pada leher rahim?

Terdapat virus yang dikenal sebagai Human Papilloma Virus atau HPV yang hampir ada di semua wanita dewasa. Terdapat ratusan jenis HPV namun setidaknya ada 13 jenis HPV yang diteliti dapat menyebabkan kanker. HPV 16 dan HPV 18 adalah jenis HPV yang berperan 70% dalam menciptakan sel kanker leher rahim pada wanita. HPV ini bisa ditularkan dari hubungan seksual yang tidak aman. Karenanya salah satu cara penyebab kanker serviks yang paling berpengaruh adalah bergonta-ganti pasangan seksual sehingga resiko tertular HPV semakin besar.

Selain disebabkan karena tertularnya HOV melalui hubungan seksual, HPV yang sebenarnya sudah ada di dalam tubuh juga bisa berkembang menjadi ganas karena gaya hidup yang kurang sehat. Berikut ini adalah penyebab yang sering memperbesar resiko seseorang terkena kanker mulut rahim:

• Merokok.
• Memiliki penyakit imunodeffisiensi seperti HIV.
• Pernah terserang infeksi kelamin.
• Kurang konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung anti oksidan.
• Wanita dengan berat badan berlebihan.
• Penggunaan pil KB dalam jangka panjang menyebabkan resiko kanker mulut rahim bertambah. Gunakan IUD sebagai pengganti pil KB jika Anda ingin mencegah kehamilan jangka panjang.
• Melahirkan dalam usia muda dibawah 17 tahun atau sering melahirkan dengan jarak yang terlalu pendek.
• Faktor keturunan bagi mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker serviks. Lakukan pap smear secara rutin jika ada keluarga Anda yang teridentifikasi memiliki kanker.
• Wanita dengan usia di atas 40 tahun memiliki resiko lebih besar terkena kanker serviks dibandingkan mereka yang berusia di bawah 15 tahun.

Dilihat dari penyebab-penyebab di atas, kanker leher rahim dapat dihindari atau setidaknya mengurangi resikonya dengan cara setia terhadap pasangan dan melakukan hubungan seksual yang aman. Selain itu memiliki gaya hidup sehat juga menjadi modal untuk terhindar dari penyakit kronis ini. Jangan lupa rutin lakukan pemeriksaan pap smear terutama untuk Anda yang memiliki resiko lebih tinggi.